Si buta pun menjawab, "Seandainya kamu seperti yang kamu katakan itu, pastilah orang-orang yang bisa melihat tidak membiarkanmu menikah denganku."
#
Seseorang tinggal di sebuah rumah kontrakan. Namun, kayu-kayu atap rumah sudah banyak yang keropos dan berlayutan hampir jatuh. Maka, ketika pemilik rumah datang untuk meminta uang kontrakan, orang itu berkata kepadanya, "Perbaiki dulu atap ini. Lihat, kayu-kayunya sudah banyak yang keropos dan hampir jatuh."
Pemilik rumah berkata, "Kamu tidak perlu khawatir, karena atap itu hanya sedang bertasbih kepada Allah."
Sang pengontrak pun tak mau kalah. Ia berkata, "Itu benar, tapi yang aku khawatirkan adalah kalau sampai kayu-kayu itu hanyut dalam tasbihnya dan kemudian bersujud."
Seseorang tinggal di sebuah rumah kontrakan. Namun, kayu-kayu atap rumah sudah banyak yang keropos dan berlayutan hampir jatuh. Maka, ketika pemilik rumah datang untuk meminta uang kontrakan, orang itu berkata kepadanya, "Perbaiki dulu atap ini. Lihat, kayu-kayunya sudah banyak yang keropos dan hampir jatuh."
Pemilik rumah berkata, "Kamu tidak perlu khawatir, karena atap itu hanya sedang bertasbih kepada Allah."
Sang pengontrak pun tak mau kalah. Ia berkata, "Itu benar, tapi yang aku khawatirkan adalah kalau sampai kayu-kayu itu hanyut dalam tasbihnya dan kemudian bersujud."
#
Alkisah, seorang lelaki memanah seekor burung yang sedang hinggap di dahan pohon. Namun anak panahnya ternyata tak berhasil mengenai sasaran dan burung itu pun terbang.
Melihat hal itu teman yang berada di sampingnya berkata, "Bagus..., kamu telah melakukan yang terbaik!"
Sontak mukanya merah padam dan dengan nada membentak ia berkata, "Hai..., kamu mengejekku ya!?"
Temannya itu menjawab, "Tidak! Karena engkau memang telah melakukan sesuatu yang baik untuk burung itu tadi."
Alkisah, seorang lelaki memanah seekor burung yang sedang hinggap di dahan pohon. Namun anak panahnya ternyata tak berhasil mengenai sasaran dan burung itu pun terbang.
Melihat hal itu teman yang berada di sampingnya berkata, "Bagus..., kamu telah melakukan yang terbaik!"
Sontak mukanya merah padam dan dengan nada membentak ia berkata, "Hai..., kamu mengejekku ya!?"
Temannya itu menjawab, "Tidak! Karena engkau memang telah melakukan sesuatu yang baik untuk burung itu tadi."
#
Seorang lelaki mengadu kepada seorang tabib tentang perutnya yang sakit.
"Kamu baru saja makan apa?" tanya tabib.
Seorang lelaki mengadu kepada seorang tabib tentang perutnya yang sakit.
"Kamu baru saja makan apa?" tanya tabib.
Dengan menahan rasa sakit dia menjawab, "Aku tadi habis makan roti bakar."
Lalu tabib itu menyuruh seorang pembantunya untuk diambilkan celak mata.
"Yang sakit itu bukan mataku, tapi perutku," protesnya.
Tabib berkata, "Aku tahu, tapi aku memberi celak ini di matamu agar kamu bisa melihat roti yang terbakar, sehingga kamu tidak memakannya lagi."
Lalu tabib itu menyuruh seorang pembantunya untuk diambilkan celak mata.
"Yang sakit itu bukan mataku, tapi perutku," protesnya.
Tabib berkata, "Aku tahu, tapi aku memberi celak ini di matamu agar kamu bisa melihat roti yang terbakar, sehingga kamu tidak memakannya lagi."
Cerita ini masak ibukku buat sendiri sih...?
BalasHapusTapi benar-benar cerita yang aneh